Langsung ke konten utama

KEINGINAN

Pernah suatu kali pengen es cendol. Pengennya banget. Trus ada ide buat lobby pikiran sendiri "Besok lagi aja beli cendolnya" padahal baru lihat abang² jual cendol seger banget. Sampai sekarang beli es cendolnya belum kesampaian.

Pernah juga sampe kepikiran berhari-hari pengen pisang. Parahnya tiap hari lewat abang² jualan pisang (*impor) di pinggir jalan. Berkali² lihat pisang yang ditata abangnya, gak pernah sampai pada dialog "Bang pisangnya berapaan?" Sampai suatu sore mau pulang, atasan whatsapp "Bu, itu ada pisang di loker depan ruang saya. Buat Ibu aja ya" Terharu. Berasa baru dapet tiket ke Old Trafford. Yeay!!!!

Lobby pikiran itu berhasil sekalipun diiringi dengan ngiler² drama kalau lihat cendol atau pisang. Kalau ada yang bilang "Pie, cendol atau pisang kan paling 10000 doang". Please, ini bukan soal nominalnya. "Pie, tinggal beli aja. Gak pake berantem juga kan sama Abangnya?". Haha, yang ada ngobrol asik tauu sambil dirayu "Neng, melonnya sekalian atau buah naganya?" Asooooy. Godaan kan?

Dan sederet pengen² lainnya yang bikin shock sendiri. Are you sure? Apa sih yang gak dipenginin manusia? The point is how to manage our "pengen" terealisasi sesuai dengan urgensinya. Jika berhasil dengan yang kecil², kita berpeluang berhasil terhadap pengen yang lebih besar. Ini bukan soal kemampuan, andaikan mampu beli mobil sport ya beli aja. Bukan. Misalnya, gue pengen nikah. Seada-adanya calon dan restu orangtua, gak langsung saat itu juga kan menikah. Karena tidak semua keinginan kita bisa terwujud. Ada banyak faktor dan aktor yang mempengaruhi perwujudan keinginan kita. Lagi, kita hidup tidak hanya untuk memenuhi keinginan yang kadang semu alias bawaan suasana atau bawaan perasaan. Aku ingin ini ingin itu banyak sekali..

Terus gue kalau pengen makan nasi uduk pagi ini kudu nunggu seminggu kemudian? 😱😨

In the world like ours, ada keinginan yang memang tidak perlu diwujudkan atau dikejar sebegitu kerasnya. Pun ada keinginan yang sudah selayaknya diperjuangkan sebagaimana mestinya. Tinggal bagaimana kita menempatkan tingkat urgensinya agar tidak terdistorsi oleh keinginan yang semu.

Happy Friday!!

Komentar

  1. Titanium Wallet : Buy or sell for fun - TiNet
    Find out titanium touring more about our in-store Titanium Wallet. TiNet delivers all-in-one titanium white dominus price products titanium jewelry for piercings to the how to get titanium white octane Indian market. edc titanium

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sombong dan Gosong

Pagi itu cuaca terasa sejuk berada di pedalaman Flores yang terbilang "udik" (*bahasa orang lokal). Agenda kami di dapur belum selesai dan menyisakan beberapa pekerjaan. Bayangan dapur di tlatah Flores mungkin tidak seperti kebanyakan dapur di kota besar. Di komplek asrama guru, teman saya tinggal dengan seorang ibu guru senior. Karena saya berkunjung, guru tersebut mengerjakan aktivitas lain kala itu. Waktu sudah menunjukan pukul 6 lebih. Murid-murid sudah meramaikan sudut sekolah dengan teriakan khas remaja. Di dapur yang terbilang kecil kami memasak dengan tungku. Oh ya, di pusat Kabupaten Ende kami jarang menemukan rumah yang menggunakan gas elpiji sebagai bahan bakar. Apalagi di pedalaman dengan oto yang tidak setiap hari lewat untuk mengantarkan warga ke pasar di pusat kota. Hari itu tugas saya cukup sederhana yaitu menjaga api agar tetap menyala. Di sebelah dapur ada ruang terbuka berbentuk panggung yang digunakan untuk mencuci sayuran dan perabot. Dapur utama pun ko...

Finally, I got the Professional Help

"Kalau tidak selesai sekarang, selamanya traumamu akan menemanimu dengan tanpa mengurangi rasa sakitnya". Trauma, sejauh apapun kamu meninggalkannya masih saja meninggalkan bekas yang samar-samar tapi tetap jelas terasa. Bahkan setelah lebih dari 20tahun kamu beranjak dari kehidupan masa kecil yang pelik. Tahun-tahun berganti dengan membawa pengalaman baru disetiap tahap perkembangan. Orang yang silih datang dan pergi serta wawasan yang semakin luas tentang hidup. Kamu beranjak sangat jauh setelah 20tahun tapi perasaan masih dengan yang lalu. Beberapa hal membuatmu menangis tanpa sebab, hal lain menguncimu untuk tidak menunjukkan eksistensi. Di usia yang sudah tidak muda lagi, 33tahun cukup berwarna dan memberikan banyak peristiwa berarti. Saya belum menikah saat itu dan saat ini. Memastikan semua situasi sudah saya lepaskan dan saya pikir sudah saatnya bertanggungjawab untuk peran yang lebih serius. Saya mau menikah dan menjadi istri atau ibu yang sudah selesai dengan masa l...

Mengantuk di Kelas?

Kejadian yang menimpa Guru Kesenian di Jatim melukai hati seluruh guru di tanah air. Duel yang berakhir maut tersebut memberikan kita renungan, tantangan sebagai seorang guru semakin sulit dan beresiko. Guru mencubit siswa di kelas bisa dilaporkan orangtuanya ke polisi. Siswa ditegur karena tidur saat jam pelajaran berlangsung, langsung mengajak duel. Pencabulan terhadap anak dibawah umur oleh guru langsung menuai reaksi keras bagi orang tua dan aktivis pendidikan. Apakah sekolah yang merupakan zona aman bagi anak dan generasi muda sedang mengalami masa-masa kritis? Saya sering menjumpai anak-anak yang merasa bosan dengan metode mengajar guru di kelas. Kalau mau fair memandang dari sisi siwa dan guru, tentu menjadi tantangan yang cukup sulit di jaman now ini. Semasa sekolah dulu, saya menjumpai guru yang tidak mengasyikkan ketika menjelaskan materi pelajaran. Beberapa diantara mereka seolah dikejar deadline materi demi materi. Yang lainnya kesulitan menjelaskan dengan keterbatasan kem...