"Kalau tidak selesai sekarang, selamanya traumamu akan menemanimu dengan tanpa mengurangi rasa sakitnya". Trauma, sejauh apapun kamu meninggalkannya masih saja meninggalkan bekas yang samar-samar tapi tetap jelas terasa. Bahkan setelah lebih dari 20tahun kamu beranjak dari kehidupan masa kecil yang pelik. Tahun-tahun berganti dengan membawa pengalaman baru disetiap tahap perkembangan. Orang yang silih datang dan pergi serta wawasan yang semakin luas tentang hidup. Kamu beranjak sangat jauh setelah 20tahun tapi perasaan masih dengan yang lalu. Beberapa hal membuatmu menangis tanpa sebab, hal lain menguncimu untuk tidak menunjukkan eksistensi. Di usia yang sudah tidak muda lagi, 33tahun cukup berwarna dan memberikan banyak peristiwa berarti. Saya belum menikah saat itu dan saat ini. Memastikan semua situasi sudah saya lepaskan dan saya pikir sudah saatnya bertanggungjawab untuk peran yang lebih serius. Saya mau menikah dan menjadi istri atau ibu yang sudah selesai dengan masa l...
Langit masih gelap kala itu. Dengan sayup-sayup adzan diujung pengeras suara menandakan shubuh sudah tiba. Masjid agung terlihat ramai pengunjung dengan mayoritas datang dari luar kota. Satu per satu orang masuk kebarisan shaf, mengikuti imam yang sudah lebih dulu bertakbir. Semuanya asing, serba baru. Berbicara tentang perpindahan, hal yang tidak bisa dikompromi adalah segala sesuatunya lahir dari keputusan diri sendiri. Setiap orang yang memutuskan untuk datang kesini tidak perlu lagi berkomentar tentang minimnya fasilitas, cuaca yang lebih terik, atau makanan yang rasanya amat jauh dari kecapan sehari-hari di tanah asal. Kita tidak pernah bisa memilih konsekuensi dari pilihan yang sudah kita buat. Tidak mungkin meminta enak-enaknya saja atau menghilangkan salah satu konsekuensi yang tidak kita inginkan. Kita tidak pernah tahu cerita yang akan terjadi esok jika tidak pernah memulai hari ini. Apakah akan sama atau justru menampilkan banyak hal baru yang tidak terduga. Siapa yang ...