Langsung ke konten utama

Memanfaatkan Waktu Luang


"bahan yang disampaikan kepada murid saya di sekolah PPL"

Memanfaatkan Waktu Luang

Masa muda menjadi masa yang sangat menentukan kehidupan seseorang di masa yang akan datang. Tidak sedikit orang yang besar yang bekerja keras di masa mudanya kemudian mendulang sukses di masa mudanya juga. Ketika belum bekerja, ada banyak waktu yang dapat dimanfaatkan anak muda untuk belajar, bekerja dan bermain.
Siswa SMA yang termasuk generasi muda memiliki waktu yang cukup luang diluar jam pelajaran di sekolah. Apabila digunakan untuk hal-hal yang positif tentu akan membantu mengembangkan potensi dan hobi siswa. Misalkan ada anak yang memanfaatkan waktu dengan mengikuti jam tambahan pelajaran atau les. Bermain olahraga seperti footsal, berenang, basket, sepakbola dan sebagainya selain menambah stamina dan menjaga kesehatan juga dapat menghilangkan stres. Hal-hal yang bisa dilakukan diwaktu luang misalnya :
1.      Mengerjakan tugas dan belajar
2.      Les privat
3.      Menonton TV
4.      Membantu orang tua dirumah
5.      Berolahraga footsal, basket, lari, renang
6.      Bermain
7.      Membaca buku atau novel
8.      Merawat tanaman dan binatang
9.      Mengikuti ekstrakurikuler di sekolah
10.  Mendaki gunung
Namun apabila dilakukan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat maka hasilnya akan merugikan masa depan. Saat ini banyak siswa yang terjerumus dalam kehidupan pergaulan bebas, bermalas-malasan, mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan hedonisme. Perkembangan jaman memang dapat memudahkan kehidupan masyarakat diberbagai bidang jika dapat dimanfaatkan dengan baik tetapi banyak sekali tindak kriminal seperti pencurian, penipuan, pelecehan seksual, penganiayaan yang bermula dari iseng belaka di masa muda.
Setiap kali kita mampu untuk memanfaatkan waktu luang , ada nilai tambah yang didapatkan meski itu sangat kecil dan sedikit. Dengan memanfaatkan waktu kita dengan baik ada nilai berharga dari waktu tersebut berupa kepuasan. Bermain bola atau mendaki gunung dapat membuat kita puas setelah menjalaninya. Selain itu menambah wawasan yang kita miliki terhadap sesuatu hal. Dengan membaca novel atau buku motivasi kita akan mengetahui hal yang belum kita dapatkan tanpa membaca. Ada pengalaman menemukan informasi baru dari buku atau artikel yang kita baca. Memanfaatkan waktu luang juga dapat membahagiakan orang lain. Hal ini dapat terlihat dari kegiatan seperti membantu orang tua, melukis, merawat tanaman dan binatang. Apa yang kita kerjakan dapat dinikmati oleh orang lain sebagai suatu manfaat keindahan, ketenangan, rasa aman, dan rekreasi. Tidak perlu melakukan aktivitas yang berlebihan untuk menghabiskan waktu luang kita. Yang terpenting adalah bagaimana agar pemanfaatan waktu tersebut tidak hanya sekadar menghabiskan waktu tetapi juga memiliki nilai tambah bagi diri sendiri maupun bagi orang lain yang ada disekitar kita.
Meskipun kita dapat memanfaatkan waktu sesuai dengan keinginan dan minat kita saat ini, ada dampak yang terjadi ketika kita asyik dalam kegiatan di waktu senggang tersebut. Misalnya:
1.      Jika terlalu asyik pekerjaan utama kita terhambat
2.      Aktivitas seperti mendaki gunung, bermain bola, berenang menghabiskan energi dan stamina
3.      Hubungan dengan orang lain bisa menjadi baik karena aktivitas yang dilakukan bersama dan bisa menjadi lebih renggang karena aktivitas yang dilakukan bersifat individual seperti membaca buku.
4.      Membutuhkan alokasi dana bagi aktivitas berat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sombong dan Gosong

Pagi itu cuaca terasa sejuk berada di pedalaman Flores yang terbilang "udik" (*bahasa orang lokal). Agenda kami di dapur belum selesai dan menyisakan beberapa pekerjaan. Bayangan dapur di tlatah Flores mungkin tidak seperti kebanyakan dapur di kota besar. Di komplek asrama guru, teman saya tinggal dengan seorang ibu guru senior. Karena saya berkunjung, guru tersebut mengerjakan aktivitas lain kala itu. Waktu sudah menunjukan pukul 6 lebih. Murid-murid sudah meramaikan sudut sekolah dengan teriakan khas remaja. Di dapur yang terbilang kecil kami memasak dengan tungku. Oh ya, di pusat Kabupaten Ende kami jarang menemukan rumah yang menggunakan gas elpiji sebagai bahan bakar. Apalagi di pedalaman dengan oto yang tidak setiap hari lewat untuk mengantarkan warga ke pasar di pusat kota. Hari itu tugas saya cukup sederhana yaitu menjaga api agar tetap menyala. Di sebelah dapur ada ruang terbuka berbentuk panggung yang digunakan untuk mencuci sayuran dan perabot. Dapur utama pun ko...

Finally, I got the Professional Help

"Kalau tidak selesai sekarang, selamanya traumamu akan menemanimu dengan tanpa mengurangi rasa sakitnya". Trauma, sejauh apapun kamu meninggalkannya masih saja meninggalkan bekas yang samar-samar tapi tetap jelas terasa. Bahkan setelah lebih dari 20tahun kamu beranjak dari kehidupan masa kecil yang pelik. Tahun-tahun berganti dengan membawa pengalaman baru disetiap tahap perkembangan. Orang yang silih datang dan pergi serta wawasan yang semakin luas tentang hidup. Kamu beranjak sangat jauh setelah 20tahun tapi perasaan masih dengan yang lalu. Beberapa hal membuatmu menangis tanpa sebab, hal lain menguncimu untuk tidak menunjukkan eksistensi. Di usia yang sudah tidak muda lagi, 33tahun cukup berwarna dan memberikan banyak peristiwa berarti. Saya belum menikah saat itu dan saat ini. Memastikan semua situasi sudah saya lepaskan dan saya pikir sudah saatnya bertanggungjawab untuk peran yang lebih serius. Saya mau menikah dan menjadi istri atau ibu yang sudah selesai dengan masa l...

Mengantuk di Kelas?

Kejadian yang menimpa Guru Kesenian di Jatim melukai hati seluruh guru di tanah air. Duel yang berakhir maut tersebut memberikan kita renungan, tantangan sebagai seorang guru semakin sulit dan beresiko. Guru mencubit siswa di kelas bisa dilaporkan orangtuanya ke polisi. Siswa ditegur karena tidur saat jam pelajaran berlangsung, langsung mengajak duel. Pencabulan terhadap anak dibawah umur oleh guru langsung menuai reaksi keras bagi orang tua dan aktivis pendidikan. Apakah sekolah yang merupakan zona aman bagi anak dan generasi muda sedang mengalami masa-masa kritis? Saya sering menjumpai anak-anak yang merasa bosan dengan metode mengajar guru di kelas. Kalau mau fair memandang dari sisi siwa dan guru, tentu menjadi tantangan yang cukup sulit di jaman now ini. Semasa sekolah dulu, saya menjumpai guru yang tidak mengasyikkan ketika menjelaskan materi pelajaran. Beberapa diantara mereka seolah dikejar deadline materi demi materi. Yang lainnya kesulitan menjelaskan dengan keterbatasan kem...