Langsung ke konten utama

Mother's Day


Selamat Hari Ibu....

Ibu saya bukan perempuan yang begitu tenarnya akan profesionalitas dan glamouritas. Bukan yang senantiasa pergi ke masjid untuk pengajian. Apalagi yang sangat senang menggosip dengan ibu-ibu arisan.
Tidak ada yang wah dari ibu saya. Ia cukup menjalani apa yang bisa dijalani. Ia yang rela bangun subuh-subuh buta untuk menyiapkan sarapan. Ia yang kehujana untuk mencarikan makanan bagi kami. Ia yang sederhana. 

Yang dulu pernah saya malu untuk memamerkannya pada teman-teman saya karena saking polosnya. Hari itu pembagian raport SMA, akhir pekan di sekolah. Untuk pertama kalinya hasil belajar saya diambilkan oleh ibu saya. Datang dari kejauhan dengan semangat. Kemudian menghampiri saya dan menanyakan lokasi kelas saya. Saya menyadari bahwa keluarga saya bukan generasi kaya yang mampu. Melihat kesederhanaan ibu saya, ada terbersit rasa malu pada teman-teman yang memiliki ibu gaul dan funky. Tetapi ibu saya tidak pernah merasa malu untuk melangkah ke dalam kelas. Ibu saya tidak pernah belajar malu untuk melakukan sesuatu yang semestinya. Dengan setengah menyesal saya mengajak ibu saya pulang setelah menerima hasil belajar saya selama satu semester. Namun saya sadar ketika kedewasaan itu perlahan datang bahwa bagaimanapun keadaannya kita akan selalu membutuhkan apapun yang dicurahkan ibu kita dengan ikhtiyar sungguh-sungguh. Hari ini saya tidak malu untuk membawa ibu saya, bapak saya atau siapapun saudara saya kemanapun. Sesederhana apapun pola pikir mereka, sesederhana apapun pakaiannya, dan seburuk apapun nasib yang menimpa tidak ada kata tidak untuk menyisakan ruang yang lapang bagi mereka.
Ibu, cinta yang mengalun diantara raga untuk sampai didalamnya iman :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengantuk di Kelas?

Kejadian yang menimpa Guru Kesenian di Jatim melukai hati seluruh guru di tanah air. Duel yang berakhir maut tersebut memberikan kita renungan, tantangan sebagai seorang guru semakin sulit dan beresiko. Guru mencubit siswa di kelas bisa dilaporkan orangtuanya ke polisi. Siswa ditegur karena tidur saat jam pelajaran berlangsung, langsung mengajak duel. Pencabulan terhadap anak dibawah umur oleh guru langsung menuai reaksi keras bagi orang tua dan aktivis pendidikan. Apakah sekolah yang merupakan zona aman bagi anak dan generasi muda sedang mengalami masa-masa kritis? Saya sering menjumpai anak-anak yang merasa bosan dengan metode mengajar guru di kelas. Kalau mau fair memandang dari sisi siwa dan guru, tentu menjadi tantangan yang cukup sulit di jaman now ini. Semasa sekolah dulu, saya menjumpai guru yang tidak mengasyikkan ketika menjelaskan materi pelajaran. Beberapa diantara mereka seolah dikejar deadline materi demi materi. Yang lainnya kesulitan menjelaskan dengan keterbatasan kem...

Sombong dan Gosong

Pagi itu cuaca terasa sejuk berada di pedalaman Flores yang terbilang "udik" (*bahasa orang lokal). Agenda kami di dapur belum selesai dan menyisakan beberapa pekerjaan. Bayangan dapur di tlatah Flores mungkin tidak seperti kebanyakan dapur di kota besar. Di komplek asrama guru, teman saya tinggal dengan seorang ibu guru senior. Karena saya berkunjung, guru tersebut mengerjakan aktivitas lain kala itu. Waktu sudah menunjukan pukul 6 lebih. Murid-murid sudah meramaikan sudut sekolah dengan teriakan khas remaja. Di dapur yang terbilang kecil kami memasak dengan tungku. Oh ya, di pusat Kabupaten Ende kami jarang menemukan rumah yang menggunakan gas elpiji sebagai bahan bakar. Apalagi di pedalaman dengan oto yang tidak setiap hari lewat untuk mengantarkan warga ke pasar di pusat kota. Hari itu tugas saya cukup sederhana yaitu menjaga api agar tetap menyala. Di sebelah dapur ada ruang terbuka berbentuk panggung yang digunakan untuk mencuci sayuran dan perabot. Dapur utama pun ko...

Toraja Eksotis

Ini cerita dari Tana Toraja, beberapa hari sebelum Idul Fitri. Semalam di Tana Toraja menikmati lanskap dataran tinggi. Vegetasi berdaun jarum dari pinggir jalanan membawa aroma sejuk. Suasana hijau menghiasi destinasi wisata internasional tersebut. Saya belum sepenuhnya percaya bisa menapaki daerah ini dengan tanpa hambatan berarti. Alhamdulillah 'alaa kulli hal, Allah memudahkan semua urusan saya disini. Itu pertolongan luar biasa dan terjadi berulang kali. Saya merasa, apakah pantas menerimanya? Nyatanya, Allah-lah yang paling pemurah atas semua pemberian Nya. Kemarin disuguhi jalangkonte (pastel) dan es campur untuk iftar. Sayuran khas mereka lumayan enak dilidah. Entah namanya apa dan bagaimana mereka tumbuh. Mungkin kalau saya tahu tidak akan sanggup memakannya. Seperti soto kuda di Jeneponto yang membuat saya enggan mencicipinya. Aromanya terburu-buru memenuhi kepala dan perut saya bahkan semenjak dipotong-potong dan masuk panci besar. Saya pikir, ini yang dinamakan mabuk ...